Tukang Becak Pintar

 

 

Seorang tukang becak dengan penumpangnya sengaja mengendarai becaknya dengan menerobos jalan yang ada rambu-rambu bergambarkan becak dengan garis silang hitam yang artinya becak tak boleh memasuki kawasan itu. Bahkan, di bawah rambu-rambu itu jelas terbaca: Becak Dilarang Masuk.

Seorang polisi yang kebetulan ada di dekat rambu-rambu tersebut segera meniup peluitnya dan menyuruh becak tersebut untuk berhenti. Lalu, polisi itu segera menginterogasi tukang becak.

“Pak, apa Bapak tidak melihat rambu-rambu itu?” tanya Pak Polisi. “Ya….saya melihatnya,” tukas si tukang becak. “Lalu mengapa tetap menerobos jalan? Padahal rambu-rambu itu kan jelas, bahwa becak tidak boleh masuk. Bahkan, ada gambar becaknya,” kata polisi menjelaskan. “Tapi di gambar itu kan becaknya nggak ada pengemudinya. Becak saya kan ada pengemudinya, saya!” kata tukang becak seakan tidak bersalah.

“Pak, Bapak tidak lihat di bawahnya ada tulisan: Bacak Dilarang Masuk!” kembali Polisi berusaha menjelaskan. “Saya melihat, tapi tak bisa membaca! Kalau bisa membaca, saya pasti jadi polisi seperti sampeyan, nggak jadi tukang becak!” kembali tukang becak ngeles atas kesalahannya. “Ya udah pergi sana!!!” kata Pak Polisi kesal…….

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s